Kenali Ciri-Ciri Kucing Sakit

Penyakit kucing – Layaknya makhluk hidup pada umumnya, kucing pun bisa merasakan sakit. Manusia bisa mengomunikasikan keluhan yang dirasakan saat sakit pada dokter agar tindakan pengobatan bisa segera ditentukan dan penyakitpun dapat segera diatasi. Berbeda dengan manusia, kucing tidak bisa pergi ke dokter sendiri dan menjelaskan dimana letak rasa sakit atau keluhan yang ia rasakan. Ia hanya mengandalkan kemampuan tubuhnya untuk bisa pulih dari sakit yang dideritanya (ciri-ciri kucing sakit).

Bila penyakit kucing yang diderita kucing tergolong ringan, mungkin ia bisa mengandalkan imunitas tubuh untuk proses pemulihan penyakitnya. Tapi bila penyakit kucing tergolong parah hingga memerlukan pertolongan medis, tentunya kepekaan manusia lah yang sangat diharapkan agar kucing bisa mendapatkan penanganan yang tepat dari penyakit yang dideritanya (ciri-ciri kucing sakit).

Jika kamu memelihara seekor kucing, ciri-ciri kucing sakit penting untuk kamu pahami agar kucingmu bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat ketika terserang penyakit kucing.. Dengan begitu, kucing kamu bisa sembuh lebih cepat dari penyakit kucing yang menyerangnya serta terhindar dari resiko kematian (ciri-ciri kucing sakit).

Ciri-Ciri Kucing Sakit

Photo by Super Mapio on Pixabay

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri kucing sakit yang umum ditemukan namun tidak boleh disepelekan demi keselamatan kucing kesayanganmu.

Lebih pendiam dan tampak lemas
Kucing yang sehat biasanya aktif bergerak, lincah dan tangkas saat diajak bermain. Ciri-ciri kucing sakit yang mudah terlihat adalah dari gerakannya. Bila kucingmu tampak pendiam, lemas dan tidak lincah seperti biasanya, bisa jadi kucingmu sedang terserang penyakit kucing.

Perubahan nafsu makan
Ciri-ciri kucing sakit yang dapat dideteksi dengan mudah adalah adanya perubahan nafsu makan pada kucing, baik itu kehilangan nafsu makan maupun meningkatnya nafsu makan secara drastis. Meningkatnya nafsu makan dapat disebabkan adanya penyakit kucing yang menyerang system pencernaannya sehingga membuat kucing cepat merasa lapar.

Minum air lebih banyak
Salah satu ciri-ciri kucing sakit adalah adanya perubahan tingkat konsumsi air. Kucing yang sedang sakit seringkali mengonsumsi air secara berlebihan. Hal ini bertujuan untuk meredakan gejala dehidrasi yang dialami oleh kucing tersebut. Ciri-ciri kucing sakit ini bisa mengindikasikan bahwa ada penyakit kucing yang menyerang ginjal, diabetes atau kelenjar tiroid kucing.

Sering Mengeong
Bila kucingmu sering mengeong bahkan melakukannya secara berlebihan daripada biasanya, bisa jadi ia sedang mencoba mengatakan bahwa ada rasa sakit yang tengah dideritanya. Suara kucing yang dikeluarkan saat sakit pun akan berbeda dari suara kucing saat sehat. Oleh karena itu, bila kamu mendapati kucingmu menunjukkan cici-ciri kucing sakit dengan sering mengeong, segera bawa peliharaanmu ke dokter agar ia lekas mendapatkan penanganan yang tepat.

Terkesan Galak dan Agresif
Kalau kucingmu biasanya ramah, lalu tiba-tiba jadi lebih mudah cranky dan agresif, bisa jadi itu karena penyakit kucing yang tengah menyerang tubuhnya. Rasa sakit ini kemudian membuat kucing terus menerus ada di mode waspada yang mengakibatkan perilaku galak dan agresif pada kucing. Jadi, bila kucingmu yang biasanya bersikap manja tiba-tiba menjadi galak, jangan dulu baper ya. Bisa jadi ia bukan benci sama kamu, tapi karena ada penyakit kucing yang menyerangnya.

Bersembunyi Sepanjang Waktu
Ciri-ciri kucing sakit lainnya adalah kucing sakit cenderung untuk bersembunyi. Ketika sedang sakit, kucing tahu bahwa dirinya tengah lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk menghadapi hal-hal yang dapat membahayakan dirinya. Oleh karena itu, kucing biasanya akan bersembunyi selama dia masih merasa sakit. Dengan bersembunyi, ia juga memiliki waktu tidur yang lebih Panjang yang diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan.

Pupil yang Terlihat Berbeda
Ciri-ciri kucing sakit yang dapat diamati adalah pupil kucing yang terlihat melebar. Pelebaran ukuran pupil ini biasanya merupakan tanda bahwa ia sedang menahan rasa sakit.

Buang Kotoran Sembarangan
Bila kucing kamu sudah terlatih untuk buang kotoran pada tempat yang telah disediakan, namun tiba-tiba ia melakukannya dengan sembarangan, bisa jadi ada penyakit kucing yang menyerang pencernaannya. Periksakan kucingmu ke dokter agar segera mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat.

Suhu Tubuh yang Tinggi
Suhu tubuh kucing yang sehat berkisar antara 37.7 – 39.1 Derajat Celcius. Bila suhu tubuh kucingmu di atas suhu tubuh kucing yang normal, bisa dikatakan bahwa kucing tengah demam. Hindari memberikan obat penurun panas untuk manusia kepada kucing ya karena obat tersebut tidak diperuntukkan bagi kucing dan bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi kucing. Bila demam terus berlanjut, lebih baik konsultasikan gejala penyakit kucing ini pada dokter hewan agar kucingmu mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Muntah dan Diare
Ciri-ciri kucing sakit lainnya adalah adanya demam yang juga disertai muntah dan diare. Bila kucingmu memperlihatkan gejala-gejala ini, segera bawa kucingmu ke dokter hewan terdekat agar kucingmu bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Jenis-Jenis Penyakit Kucing

Gambar oleh Annette Meyer dari Pixabay

Setelah mengetahui ciri-ciri kucing sakit secara umum,kamu juga perlu mengetahui jenis-jenis penyakit kucing apa saja yang sering menyerang kucing serta bagaimana penanganannya. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kucing yang kasusnya cukup umum dialami oleh kucing.

Sakit Mata
Penyakit kucing yang cukup sering menyerang kucing adalah sakit pada bagian mata. Umumnya penyebab dari sakit mata yang dialami kucing berasal dari virus atau bakteri. Penyakit kucing ini ditandai dengan mata yang berair, kotoran mata yang menumpuk hingga membuat kucing kesulitan membuka matanya, serta intensitas menggaruk mata yang terlalu sering. Jika kucing kamu menunjukkan beberapa gejala ini, segera bersihkan matanya dengan kapas lembut yang dibasahi untuk menghilangkan kotoran.

Diare
Sama seperti manusia, kucing juga bisa terserang diare. Nyatanya, penyakit kucing ini dapat membahayakan keselamatan kucing jika tidak tertangani dengan cepat dan tepat. Penyebab diare pada kucing bisa diakibatkan oleh banyak faktor diantaranya, alergi, parasite, infeksi hingga porsi makan yang telalu banyak. Jika kucing kamu buang kotoran dalam intesitas yang sering dengan bentuk feses cenderung encer, segera berikan banyak asupan air minum untuk menghindari dehidrasi dan konsultasikan gejala penyakit ini dengan dokter hewan terdekat.

Penyakit Saluran Kemih
Penyakit kucing ini sering dialami oleh kucing yang obesitas. Gejalanya, kucing akan mengalami kesulitan untuk buang air dan sering menjilat kemaluannya. Pada kasus yang lebih parah, urine kucing akan mengeluarkan darah yang menandakan bahwa infeksi saluran kemihnya sudah dalam tingkat yang berbahaya. Penyakit ini dapat menyebabkan stress bahkan depresi pada kucing. Jadi, bila gejalanya sudah terlihat, jangan ragu untuk segera membawa kucingmu ke dokter hewan terdekat ya.

Muntah
Umumnya kucing mengalami muntah sebagai bentuk reaksi tubuh mereka manakala kucing makan terlalu cepat, makan rumput atau mengonsumsi makanan dengan ukuran yang tidak sesuai. Untuk membedakan mana muntah yang normal dan mana muntah yang mengindikasikan sebuah penyakit pada kucing, kamu harus jeli melihat gejala muntah yang tampak. Bila kucing kamu terus muntah dalam frekuensi yang cukup sering disertai perut bergerak naik turun dan lidah yang terus menjulur seperti sedang kehausan, itu merupakan gejala muntah yang tidak normal dan perlu kamu konsultasikan pada dokter agar gejalanya tidak semakin parah.

Cacingan
Penyakit kucing ini sangat sering terjadi pada kucing, terutama kucing yang sering mengonsumsi makanan sembarangan dan tidak terjaga kebersihannya. Jika sudah terkena cacing, penyakit ini akan menyerang bagian usus kucing dan dapat menyebar ke orang tubuh kucing lainnya. Gejala yang paling terlihat dari penyakit cacing adalah adanya cacing pada muntahan atau feses kucing. Selain itu kucing yang terserang cacing tampak memiliki perut yang kembung, sering lemas dan muntah-muntah. Segera bawa kucing kamu ke dokter hewan bila sudah melihat gejala-gejala ini agar kucingmu segera mendapatkan penanganan.

Kutu
Kutu adalah penyakit kucing yang umum terjadi pada kucing dan bisa berlangsung untuk waktu yang cukup lama. Pengobatan yang dilakukan dengan cepat dapat membasmi dan mencegah kutu tinggal lebih lama di tubuh kucing. Ciri-ciri kucing sakit karena adanya kutu diantaranya, terdapat bitnik-bintik hitam di tubuhnya, intensitas menggaruk dan menjilat bulu yang semakin sering, hingga kerontokan bulu yang semakin parah. Saat ini sudah banyak produk anti kutu khusus untuk kucing yang bisa kamu dapatkan di pet shop. Tapi bila kamu belum yakin dengan produk-produk tersebut, kamu bisa konsultasi dengan dokter hewan terkait penanganan yang tepat untuk membasmi kutu pada kucingmu.

Jamur
Salah satu penyakit kucing yang sering terjadi adalah jamur. Pada kucing yang terserang penyakit kucing jamur, kulitnya akan tampak bersisik dan ada lingkaran kemerahan pada bulunya. Bagian kulit kucing yang diserang jamur akan menimbulkan rasa gatal sehingga kucing akan sering menggaruk dan menjilati area tersebut. Jika dibiarkan berlarut-larut, jamur ini bisa menyebar pada bagian tubuh yang lain dan pada akhirnya akan menyebabkan kerontokan bahkan kebotakan bulu kucing.

Untuk mencegah kucing dari penyakit jamur, kamu harus telaten menjaga kebersihan kucing dan area yang ditinggali oleh kucing. Jangan biarkan bulu kucing basah dalam waktu yang lama karena kulit yang lembap merupakan tempat yang nyaman untuk tumbuhnya jamur. Perhatikan juga kebersihan kendang atau rumah kucing dan litter box yang digunakan oleh peliharaanmu.

Itulah informasi mengenai ciri-ciri kucing sakit dan jenis-jenis penyakit kucing yang umum terjadi pada kucing. Merawat kucing memang memerlukan komitmen yang besar dan perlu kreativitas agar kucing merasa nyaman dan aman bersama pemiliknya. Meski begitu, semua kerumitan dalam proses merawat kucing akan terasa ringan manakala kamu bisa melihatnya bertumbuh jadi kucing yang sehat dengan segala tingkahnya yang menggemaskan.

Bila kamu tertarik untuk memelihara kucing namun masih awam dengan dunianya, Arthacat siap membantu kamu dengan membagikan berbagai informasi menarik seputar dunia kucing. Kamu juga bisa menemukan berbagai perlengkapan kucing yang kamu butuhkan mulai dari litter box, mangkuk makanan dan minum, pasir kucing, cat tree, mainan kucing, dan masih banyak lainnya. Yuk kepoin dunia kucing lebih dalam dan dapatkan perlengkapan kucing terlengkap hanya dari Arthacat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *